Chat with us, powered by LiveChat

About Me

header ads

Turut Tak Terima Novel Akan Bantu Siapkan Advokasi dan Kapan Perlu Menghubungi Tokoh - Tokoh 212 Untuk Penolakan Ahok di BUMN

www.korankiu.com

HARIAN TERKINI - Baru bari ini wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) Novel Bamukmin mengeluarkan pernyataan mendukung sikap Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) Arie Gumilar menolak rencana pengangkatan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai salah satu bos perusahaan berpelat merah itu.

Novel menegaskan ACTA siap memberikan bantuan sepenuhnya remasuk advokasi bagi Ari. "Saya wakil ketua ACTA siap memberikan bantuan advokasi kepada Ari Gumilar," kata Novel melalui pesan singkat, Senin (18/11).

Tak hanya bantuan advokasi, dia menyebut siap memediasi Ari dan bertemu dengan tokoh-tokoh Alumni 212 agar bisa mengumpulkan masa sebanyak - banyaknya jika memang diperlukan.

Kata dia, sudah sepatutnya ACTA membantu pihak seperti Ari berjuang agar Ahok, yang dia sebut terlibat korupsi dan sering memecah belah bangsa, tak mendapat jabatan di perusahaan pelat merah.

"Sudah kewajiban kami untuk membantu pejuang keadilan untuk menyelamatkan bangsa ini kalau bukan kami siapa lagi yang akan membantu dari pelaku yang diduga terlibat korupsi di berbagai tempat," kata Novel.

Ari Gumilang belakangan ramai diberitakan karena sikapnya menolak rencana pengangkatan Ahok jadi salah satu bos BUMN, khususnya Pertamina.

Dalam wawancara media Ari menyebut Ahok selalu membuat keributan dan kegaduhan, serta berkata-kata kotor. Menurut Arie, lebih banyak mudarat ketimbang manfaat jika Ahok memimpin Pertamina.

Ari juga diketahui pernah bergabung dalam Aksi 212 atau Aksi Bela Islam buntut pernyataan Ahok yang disebut menghina Alquran surat Al-Maidah.

telah mencoba menghubungi Ari namun belum mendapat respons. Sementara Kementerian BUMN meminta kepada serikat pekerja di FSPPB untuk tidak membawa urusan politik ke urusan bisnis.

"Ini kan bisnis jangan bawa politik lah ke urusan bisnis gitu. Jadi kami minta, kami harapkan teman serikat pekerja lihat dulu," kata Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga di Kantor Kementerian BUMN.